Pentingnya Likuiditas Bank Di Masa Pandemi

Pentingnya Likuiditas Bank Di Masa Pandemi. Wajar rasanya jika muncul kekhawatiran bahwa kondisi perbankan pada masa pandemi saat ini akan memburuk dan mendapatkan tekanan besar seperti yang dialami oleh sektor-sektor industri lainnya. Meski demikian, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sendiri telah menanggapi kekhawatiran tersebut dengan memastikan bahwa kondisi perbankan saat ini yang masih stabil, serta likuiditas yang masih aman.

Hal tersebut tentu bukannya tanpa data atau fakta di lapangan. Pasalnya, rasio keuangan di sektor perbankan sendiri terbukti masih berada dalam batas aman atau threshold. Berdasarkan catatan OJK, rasio kecukupan likuiditas berupa rasio non-core deposit (alat likuid) dan rasio alat likuid terhadap dana pihak ketiga (DPK) pada April 2020 masih terpantau pada angka 117,8% dan 25,14%, atau jauh di atas threshold (masing-masing adalah 50% dan 10%). Oleh karenanya, OJK mengimbau masyarakat agar selalu tenang dan melakukan transaksi perbankan sewajarnya.

Modal inti sendiri adalah “jantung” perusahaan, yang mengukur kekuatan usaha dan menutup risiko untuk jangka panjang. Sementara itu, likuiditas adalah kemampuan bank dalam memenuhi kebutuhan jangka pendek yang sewaktu-waktu . Karena itulah pentingnya likuiditas bank di masa pandemi jadi fokus utama BI dan OJK selama masa pandemi ini.

Lebih jelas lagi, krisis yang terjadi tak lantas membuat tagihan operasional bank berhenti. Sementara itu, bank juga melakukan restrukturisasi kredit hingga provisi atau pencadangan kredit bermasalah. Dampaknya, pentingnya likuiditas bank di masa pandemi pun semakin diprioritaskan. Karena dengan menjaga likuiditas, Bank pun dapat menjaga agar aktivitas operasionalnya. Aktivitas operasional dapat berjalan secara normal, termasuk di masa krisis maupun resesi.

Walaupun masa-masa saat ini bukanlah momen yang pas bagi bank untuk melakukan ekspansi, nyatanya likuiditas bank yang kuat memberikan cukup kelonggaran bagi bank dalam melakukan restrukturisasi kredit debitur yang terdampak pandemi COVID-19, serta mengamankan dana nasabah yang ada di Bank.

BACA JUGA : Sejumlah Syarat Bank Lewati Krisis

Tinggalkan Komentar

Open chat
Halo, Beatrix Da Gomez, saya ingin bertanya materi tentang