10 Jenis Media Bisnis Online di Masa Pandemi Yang Menjanjikan

Mengapa harus menjalankan Bisnis Online di masa pandemi ini ? Hal ini menjadi langkah yang diambil untuk membuat dapur tetap ngebul. Wabah Covid-19 yang telah menyebar ke seluruh dunia melumpuhkan berbagai sektor dan bidang, tak terkecuali ekonomi. Dampak yang dirasakan pun sangat besar sampai mendorong sejumlah pegiat bisnis untuk banting setir atau menghentikan usahanya sementara waktu.Walau begitu, masih ada beberapa bisnis yang bertahan di tengan pandemi, khususnya yang dijalankan secara online. Hal ini disebabkan bisnis online tak mengharuskan kontak fisik dan sudah memakai teknologi untuk transaksi. Lalu, apa saja yang bisa membantu Anda meraup penghasilan selama wabah Covid-19 berlangsung?

1.Website

Pemakaian website sebagai bagian bisnis online di masa pandemi justru semakin meningkat. Entah dari pemilik bisnis yang akan mengalihkan usahanya ke ranah virtual atau pemula yang berniat memulai usaha. Banyak orang yang menganggap website lebih lengkap dari media sosial karena mampu menampung fitur dan layanan lebih lengkap. Pihak lain yang akan diuntungkan dari penggunaan website adalah web developer dan web designer. Mereka adalah salah dua pihak yang menentukan kesuksesan website dalam menjaring target pasar hingga penjualan produk yang ditawarkan.

2. Facebook Marketing

Barangkali Facebook adalah jejaring sosial yang paling menjanjikan untuk mengelola bisnis online di masa pandemi. Dibandingkan platform lain, platform yang dikelola Mark Zuckeberg ini mempunyai layanan menyerupai website. Selain itu, Fan Page yang dikhususkan untuk tempat berbisnis sudah dilengkapi fitur untuk melancarkan strategi pemasaran. Dengan Facebook, Anda bisa menerapkan online marketing dengan penargetan berdasarkan usia, domisili/demografi, jenis kelamin, hingga minat yang disukai calon konsumen. Dengan begitu, Anda akan memperoleh target yang signifikan.

3. Toko Online

Format toko online tak hanya terbatas pada media sosial. Marketplace yang dikembangkan lewat website pun jadi salah satu contoh online shop yang terus diminati konsumen maupun pelaku bisnis yang memerlukan ‘tempat berjualan’ yang lebih luas. Platform mana pun yang akan digunakan, semuanya kembali lagi kepada kebutuhan Anda. Dalam mengurus bisnis online di masa pandemi ini, Anda juga harus menyiapkan konten yang lengkap dan sesuai dengan harapan konsumen. Gunakan foto-foto beresolusi tinggi, cantumkan informasi lengkap, dan sediakan kontak yang dapat dihubungi.

4. Youtube Marketing

Potensi bisnis yang disuguhkan Youtube semakin menggiurkan berkat kemunculan content creator yang akrab disebut sebagai youtuber. Pegiat bisnis berbondong-bondong menggunakan jasa mereka untuk mempromosikan produk. Ada juga yang merancangnya sendiri dengan optimasi yang tepat supaya bisa muncul di laman pertama mesin pencari seperti Google.Video dianggap sebagai media ampuh dalam promosi bisnis online di masa pandemi mengingat sebagian besar kegiatan beralih ke dunia maya. Pasar yang menjanjikan ini akan memudahkan Anda menemukan konsumen yang ditargetkan.

5. Instagram Marketing

Media sosial berikutnya yang dianggap dapat menyelamatkan bisnis di tengah pandemi Covid-19 adalah Instagram. Bukan rahasia lagi kalau platform yang satu ini sudah dijadikan lahan bisnis, terutama bagi influencer. Setelah diakuisisi Facebook beberapa tahun lalu, Instagram pun dipoles menjadi salah satu platform bisnis yang menjanjikan. Seperti Facebook, Instagram menghadirkan laman untuk creator dan pebisnis. Fitur-fitur yang disediakan tentunya berbeda dari Instagram untuk penggunaan personal. Dengan begitu, Anda bisa memaksimalkan strategi pemasaran yang akan dipasang pada platform tersebut.

6. WhatsApp Marketing

Memulai bisnis online di masa pandemi melalui WhatsApp adalah jenis yang paling sering diambil pebisnis pemula dengan bujet terbatas. Namun, jangan salah, WhatsApp bisa mendatangkan untung besar meski Anda sedang berhadapan dengan wabah Covid-19. Apalagi WhatsApp menyediakan aplikasi versi bisnis untuk memudahkan pekerjaan Anda. Poleslah akun WhatsApp Anda selayaknya toko online dengan memasang foto profil, nama toko yang meyakinkan, dan jadwal operasional (kalau dibutuhkan). Gunakan fitur grup dan pesan otomatis yang akan mempercepat interaksi Anda dengan calon konsumen di WhatsApp.

7. Email Marketing

Siapa bilang email sudah ketinggalan zaman? Tanpa email, Anda malah akan kesulitan membangun bisnis online di masa pandemi. Selain dibutuhkan dalam proses registrasi ke media sosial atau website, email bisa Anda manfaatkan sebagai strategi pemasaran dengan menjadikannya sebagai newsletter. Melalui media ini, Anda bisa menyebarkan informasi baru dan eksklusif pada konsumen. Supaya terlihat menarik, newsletter harus diperlakukan selayaknya konten di website atau media sosial seperti Instagram. Susunlah artikel yang menjual dan sisipkan foto atau gambar produk yang ditawarkan. Jangan lupa selipkan kontak yang memudahkan konsumen saat call to action.

8. Dropship Lokal

Ingin berjualan, tetapi terbatas modal atau belum berpengalaman? Anda bisa mengasah kemampuan berbisnis dengan menjadi dropshipper. Jenis bisnis online di masa pandemi ini tak mengharuskan Anda untuk membeli produk terlebih dulu dari produsen. Justru supplier yang nantinya mengirimkan pesanan langsung ke pembeli setelah menerima data dari Anda. Sebagai dropshipper, Anda akan menerima komisi yang jumlahnya telah disepakati bersama. Untuk mendapatkan untung lebih besar, carilah produk yang paling dibutuhkan selama pandemi. Misalnya saja makanan beku, pakaian, dan alat-alat makan.

9. Dropship Internasional

Jika dropship lokal fokus pada transaksi dalam negeri atau daerah tertentu, maka jenis dropship ini ditujukan bagi Anda yang tertarik dengan transaksi internasional. Prosesnya akan terasa rumit karena Anda akan berurusan dengan pemakaian mata uang berbeda. Selain itu, waktu yang dibutuhkan untuk menghasilkan keuntungan dari bisnis online di masa pandemi ini cenderung lebih lama. Walau begitu, dropship internasional sama menjanjikannya dengan dropship lokal. Anda dapat memulainya dengan mencari jenis produk yang dibutuhkan konsumen di marketplace internasional. Pastikan juga pengurusan pembayarannya tak menyulitkan berbagai pihak.

10. Digital Marketing

Apa Anda mempunyai keahlian dalam mempromosikan produk di media sosial atau mengoptimasi website? Kemampuan tersebut bisa dimanfaatkan sebagai peluang usaha mengingat ada banyak pebisnis baru yang memerlukan bantuan untuk memperkenalkan produknya. Modal untuk jasa digital marketing pun relatif terjangkau, yakni skill Anda, ponsel atau laptop, dan koneksi internet.
Untuk meyakinkan calon konsumen, pasang profil atau portofolio Anda di media sosial seperti Instagram dan Facebook. Kedua platform tersebut adalah tempat bisnis online di masa pandemi yang sering kali dikunjungi klien potensial yang membutuhkan orang yang menguasai digital marketing.

10 Jenis Media Bisnis Online di Masa Pandemi Yang Menjanjikan

Di tengah ketidakpastian akibat wabah Covid-19, bisnis online dianggap membantu banyak pihak karena adaptasinya yang mudah dan praktis. Kendati demikian, Anda tetap harus mempersiapkan rencana matang mengingat tingkat persaingannya yang semakin ketat. Pintarlah dalam memilih jenis bisnis online yang tak sulit dijalankan, sehingga tak mengganggu rutinitas sehari-hari.

Jangan lupa untuk mengikuti protokol kesehatan saat hendak mengirimkan barang. Pastikan penyedia jasa antar-barang yang Anda tunjuk untuk bisnis online di masa pandemi memenuhi kriteria yang diajukan.

BACA JUGA : Cara Memilih Investasi Terbaik Untuk Pemula

1 komentar untuk “10 Jenis Media Bisnis Online di Masa Pandemi Yang Menjanjikan”

  1. Ping-kembali: Momen Tepat Jalankan Bisnis Digital Dengan Manfaatkan Website

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Halo, Beatrix Da Gomez, saya ingin bertanya materi tentang